Catatan HarianKu
Tulisan Harian Akoe
Monday, November 07, 2005

Arti Cinta Menurutku (2003) 

Jakarta, 23 november 2000
:Cinta:
Kutanya cintaDan apa yang kudapatKutanya artiDan apa yang kucari
Tiada beda antara sebuah perasaanAntara menyukai dan mencintaiLebih tulus dari sebuah kasihItu adalah sejati yang hidup dari dalam diri
Kucari kasihDan apa yang kuinginKutanya hatiDan apa yang kurasa
Tiada beda antara pendosa dan sang baikHidup dalam satu tubuh Antara menyakiti dan menyenangiitu kunamakan cinta sejati
post 5:25 AM By: mikael Shout

Katakoe Pada Perasaan 

Melbourne,Sometime in 2000
Kataku pada sebuah perasaanMenentu dari jalan tak berubah
Kini kau hadir kembaliSalahkah kini aku memanggilmu?
Melihatmu yang terbuai diam
Kataku pada melankoliaSalahkah kini kusembunyikan candaku

Menutupi hati bergeloraSalahkah kini kuterdiamberada dari majas-majas bisu?
Kataku pada dirikuSalahkah kini aku menyukaimuYang hadir dari bunga mimpiSalahkah kini kupercayaibukan ikatan yang kucari?
Aku menacari dirikuBagianku yang hilangTerbawa bersamamuDi sirat-sirat sik
post 5:24 AM By: mikael Shout

Katakoe Pada Waktu 

Melbourne,September 2000

Kata Waktu pada diriku: "Lihatlah dia yang merasa di tinggikan,
Lihatlah dia yang berlidah bisu,Lihatlah dia yang memakai topeng
dan lihatlah dia yang bertanya pada dirinya"

Bukan kah alam telah berbisik? Bukankan nada telah di alunkan? Bukankah canda telah bertemu tawa? dan bukankah aku telah bernyanyi akan engkau?

Lagu dalam alunan, Tinggi dalam kerendahan,keterbukaan dalam kesepian,akhir dari suatu permulaan. Kata-kata mula yang tak pernah tersadar,Tidur selalu dalam lubuk hatinya.
Dan akulah yang berkata: Sebuah ampas dari kesepian dan akulah yang menanggis, Sebuah tulisan yang tak berucap dan akulah yang tertawa, Sebuah kebodohan yang tiada menyes
post 5:23 AM By: mikael Shout

Puisi Puisi 

- made by me somewhere 2002

Kau yang menghidupi hausnya Jiwaku...
Terlukis dari kata-kata sendiri
Berisikan risalah hati yang tiada henti..

Penghapus Lipur Lara Waktu Sejenak
Pelepas Dahaga suara terpendam
Penyambung Lidah Yang Kelu
Pembungkam Amarah terpendam

Kini kamu kumpulan nyawa nyawaku
Terabadikan lewat suatu seni bercorak
Menulis seperti memukul
Bernyanyi seperti melukis

Puisi Puisi tiada bernafas romantisme
Puisi Puisi tiada beryawa melankolis
Puisi Puisi tiada bermajas kesenian
Hanya merupakan kumpulan ceritakoe


akoe, Nixon
post 5:07 AM By: mikael Shout